Breaking News
Trending Tags

Pemkot Cimahi Melalui DLH Rayakan HPSN 2026 dengan Aksi Nyata di Cireundeu

  • account_circle kusnadi
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026 21:12 WIB
  • visibility 377
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Sekitar 50 persen sampah rumah tangga bersifat organik. Itu bisa selesai di rumah kompos, POC, biogas, atau maggot. Beban kota langsung turun,” jelasnya.

Dengan pendekatan itu, dari sekitar 250 ton sampah harian Cimahi, separuhnya dapat ditangani di sumber. Sisanya anorganik dikelola lewat ekosistem yang sudah ada: bank sampah, TPS 3R, hingga TPST.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Cimahi Chanifah Listyarini memaparkan rangkaian aksi HPSN 2026 sebagai implementasi Gerakan Nasional Indonesia Asri bertema “Kolaborasi untuk Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah.”

Program strategis yang diluncurkan antara lain peresmian TPST Utama, pengambilan sampel air sumur Seke Cilimus mata air yang kembali muncul pascalongsor dua dekade lalu hingga kaleidoskop 20 tahun pengelolaan sampah Cimahi.

Tak berhenti di sana, DLH juga merilis animasi edukasi digital, Buku Pedoman Kewilayahan Pengelolaan Sampah Terpadu Tuntas di Tempat untuk camat dan lurah, serta serial coaching pengelolaan sampah di sekolah.

Program sedekah sampah berbasis sekolah selama Ramadan dan kolaborasi lintas sektor ikut diperkuat.

Simbol transformasi turut dihadirkan: penataan kawasan bekas tumpukan sampah di Cireundeu menjadi hutan bambu dan monumen peringatan lingkungan mengubah ruang krisis menjadi ruang harapan.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: kusnadi
expand_less