Breaking News
Trending Tags

BGN Hentikan 47 SPPG karena Kualitas MBG Buruk, Roti Berjamur hingga Lauk Basi

  • account_circle Aramuti Bunga Shakila
  • calendar_month 02 Maret 2026, 15:57 WIB
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hanasah.id – Badan Gizi Nasional (BGN) hentikan 47 SPPG akibat kualitas Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bermasalah sejak awal Ramadan. Penghentian tersebut bersifat sementara sebagai bahan evaluasi dari keseluruhan kasus.

Berdasarkan Data Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan per 28 Februari 2026 pukul 11.20 WIB, tercatat 47 kasus yang tersebar di tiga wilayah kerja, dengan rincian wilayah I sebanyak 5 kejadian, Wilayah II sebanyak 30 kejadian, dan Wilayah III sebanyak 12 kejadian.

Menu MBG di lapangan dinilai sangat memprihatinkan karena tidak memenuhi standar kualitas, seperti temuan roti berjamur, telur busuk, buah busuk dan berbelatung, hingga lauk basi.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang mengungkapkan, pihaknya akan bertindak tegas terhadap penyimpangan standar mutu.

“Kami tidak mentolerir penyimpangan standar pangan dalam program ini. Setiap temuan langsung ditindak dengan penghentian operasional sementara untuk evaluasi menyeluruh,” ujar Nanik di Jakarta (28/2/26).

Nanik mengaku, keputusan suspend diambil setelah melewati proses verifikasi lapangan dan laporan berjenjang dari tim pengawasan wilayah. Evaluasi tersebut tidak hanya fokus pada produk makanan, namun juga mencakup manajemen dapur, rantai distribusi, hingga prosedur kontrol kualitas.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Aramuti Bunga Shakila
expand_less