Semakin Memanas! Israel Serang Depot Minyak Iran, Kebakaran Besar di Teheran
- account_circle Friska Putri Aryananta
- calendar_month 08 Maret 2026, 14:55 WIB
- visibility 100
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Israel bersama Amerika Serikat melancarkan serangan militer terbaru ke Iran. Serangan tersebut dilaporkan menargetkan depot penyimpanan minyak serta fasilitas energi yang berada di ibu kota Iran, Teheran.
Insiden ini memicu kebakaran besar yang terlihat di beberapa wilayah pinggiran kota, sekaligus memperburuk konflik yang telah berkembang sejak akhir Februari lalu.
Israel Klaim Serangan ke Infrastruktur Minyak Iran
Menurut laporan media internasional seperti Al Jazeera dan Agence France-Presse, Minggu (8/3/2026), kobaran api besar terlihat membumbung tinggi dari kawasan utara Teheran setelah serangan berlangsung.
Militer Israel menyatakan bertanggung jawab atas operasi tersebut. Mereka menyebut target serangan merupakan fasilitas minyak yang diduga memiliki keterkaitan dengan angkatan bersenjata Iran.
Langkah ini menandai eskalasi baru dalam konflik regional yang kini semakin meluas.
Depot Minyak di Teheran Dilaporkan Jadi Sasaran
Informasi mengenai serangan tersebut juga disampaikan oleh media pemerintah Iran. Dalam laporan resminya, kantor berita Islamic Republic News Agency menyebut depot minyak di selatan Teheran menjadi target serangan.
“Kami melaporkan bahwa sebuah depot minyak di selatan Teheran menjadi sasaran Amerika Serikat dan rezim Zionis,” tulis kantor berita resmi IRNA.
Lokasi depot minyak itu berada tidak jauh dari salah satu kilang minyak utama di ibu kota Iran. Namun laporan dari kantor berita ILNA menyebutkan bahwa fasilitas kilang tersebut tidak mengalami kerusakan serius.
Media tersebut menyatakan fasilitas itu ‘tidak mengalami kerusakan akibat serangan militer’.
Serangan tidak hanya terjadi di satu titik. Depot minyak lainnya di wilayah barat laut Teheran juga dilaporkan terkena serangan.
Jurnalis AFP yang berada di lokasi menyaksikan langsung kobaran api besar disertai asap tebal yang membumbung dari area tersebut, menandakan skala kerusakan yang cukup signifikan di beberapa fasilitas energi.
Peristiwa ini menjadi pertama kalinya infrastruktur minyak Iran dilaporkan menjadi target langsung dalam konflik terbaru ini.
- Penulis: Friska Putri Aryananta



