Arus Balik Lebaran 2026: Polda Jabar di Siapkan One Way Jalur Selatan Tasikmalaya–Garut–Bandung Cegah Macet Parah
- account_circle anshori
- calendar_month Selasa, 24 Mar 2026 10:45 WIB
- visibility 405
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Untuk mengatasi hal tersebut, petugas akan memberlakukan sistem satu arah sementara ketika terjadi penumpukan kendaraan dalam satu jalur.
Skema ini diterapkan dengan cara mengalirkan kendaraan dari satu arah terlebih dahulu hingga kondisi kembali normal. Dengan metode ini, diharapkan kendaraan dapat bergerak lebih lancar tanpa hambatan berarti.
Selain faktor geografis, kepadatan lalu lintas juga dipengaruhi oleh aktivitas masyarakat di sejumlah titik keramaian. Beberapa lokasi yang kerap menjadi sumber hambatan di antaranya kawasan Malangbong, Limbangan, serta wilayah pasar tradisional seperti Bandrek dan Lewo.
Aktivitas jual beli di area tersebut seringkali menyebabkan penyempitan badan jalan dan memperlambat laju kendaraan.
Polda Jabar pun telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menempatkan personel di titik-titik rawan tersebut. Selain itu, rekayasa lalu lintas juga akan dilakukan secara dinamis, termasuk menarik antrean kendaraan dari wilayah padat menuju jalur yang lebih landai atau lebih lengang.
Jika antrean kendaraan sudah mencapai kawasan Gentong di Tasikmalaya, petugas akan segera melakukan pengalihan arus guna mencegah kemacetan yang lebih parah.
Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menambahkan bahwa berdasarkan hasil evaluasi, terdapat dua faktor utama yang sering menjadi penyebab kemacetan di jalur selatan, yakni perlintasan kereta api dan aktivitas pasar. Kedua faktor ini menjadi fokus utama dalam penyusunan strategi pengamanan arus balik tahun ini.
- Penulis: anshori




