Breaking News
Trending Tags

Dua Nama Mencuat dalam Bursa Transfer Pelatih Baru Persija Jakarta

  • account_circle Unggung Rispurwo
  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026 19:31 WIB
  • visibility 447
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID – JAKARTA. Hasil minor Persija Jakarta pekan-pekan sebelumnya membuat para pendukungnya merasa tidak puas.

Kelompok supporter Jakmania mulai menyuarakan ketidakpuasannya kepasa manajemen Persija Jakarta seiring performa buruk skuad asuhan Mauricio Souza.

Rumor pelatih baru persija kini mencuat atas desakan Jakmania untuk mengevaluasi total kinerja pelatih asal Brasil demi menyelamatkan ambisi juara musim 2025-2026.

Suara supporter Persija menggema usai gagal mengamankan poin penuh dalam sua laga krusial Persija di Kandangnya sendiri.

Pencarian sosok Pelatih Baru Persija Jakarta menjadi topik hangat di media sosial pasca hasil imbang 2-2 melawan Borneo FC dan satu-satu kontra Dewa United pada 15 Maret 2026.

Hasil ini dianggap sebagai kegagalan besar karena Macan Kemayoran kehilangan momentum penting untuk memangkas jarak poin dengan Persib Bandung di puncak klasemen.

Manajemen kini dihadapkan pada tekanan besar untuk segera menentukan siapa Pelatih Baru Persija Jakarta yang layak menahkodai tim musim depan.

Nama-nama pelatih kelas dunia mulai dikaitkan dengan klub kebanggaan ibu kota ini.

Bahkan, beberapa pemain kunci dan mantan pemain Persija secara tersirat mulai memberikan sinyal mengenai kriteria pelatih yang dibutuhkan untuk mengembalikan kejayaan tim di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Dua nama besar saat ini menjadi favorit utama Jakmania jika Persija memutuskan untuk mendepak Mauricio Souza.

Nama pertama yang paling santer dibicarakan adalah Thomas Doll. Pelatih asal Jerman ini memiliki ikatan emosional yang kuat dengan tim dan suporter.

Mantan pemain seperti Aji Kusuma dan Firza Andika dikabarkan memberikan sinyal positif jika sang “arsitek” kembali ke Jakarta, mengingat statusnya yang saat ini belum terikat klub manapun.

Nama kedua yang tak kalah menghebohkan adalah Shin Tae-yong (STY). Spekulasi bergabungnya pelatih Timnas Indonesia ini dipicu oleh kehadirannya langsung di JIS saat Persija menjamu Dewa United.

STY terlihat berinteraksi dengan fans dan awak media, yang dianggap oleh banyak pihak sebagai sinyal ketertarikannya menangani klub sebesar Persija.

Kedekatan STY dengan mayoritas pemain muda Persija yang langganan Timnas menjadi nilai plus yang sangat dipertimbangkan.

Manajemen Persija Jakarta kini berada di persimpangan jalan. Mempertahankan Souza dengan risiko terus kehilangan poin, atau mengambil langkah berani dengan mendatangkan pelatih sekaliber Thomas Doll atau Shin Tae-yong.

Keputusan ini akan menjadi penentu apakah Macan Kemayoran akan kembali menjadi predator yang ditakuti atau hanya sekadar menjadi penonton dalam persaingan gelar juara Liga 1 2026.

Setidaknya ada sembilan laga terakhir yang akan ditempuh Persija Jakarta mengarungi Laga kompetisi BRI Super League 2025-2026.

Secara hitungan cukup sulit mendapatkan poin maksimal dengan membandingkan kekuatan pesajngnya Persib Bandung dan Borneo FC yang memiliki poin dengan jarak signifikan. (Uwo)***

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Unggung Rispurwo
expand_less