Penipuan Black Dollar Libatkan WNA, Warga Korea Jadi Korban
- account_circle Friska Putri Aryananta
- calendar_month Jumat, 27 Mar 2026 15:44 WIB
- visibility 183
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mengenal Modus Penipuan Black Dollar
Modus penipuan black dollar bukanlah hal baru. Berdasarkan informasi dari situs resmi CBP, uang dalam skema ini biasanya dibuat menyerupai mata uang dolar Amerika Serikat dari segi ukuran dan tekstur.
Namun, jika diperiksa lebih teliti, uang tersebut sebenarnya hanyalah kertas berwarna hitam, biru, atau putih, terutama saat dilihat menggunakan sinar ultraviolet.
Pelaku biasanya menyusun cerita bahwa uang tersebut sengaja diubah warnanya menggunakan bahan kimia untuk menghindari deteksi petugas Bea Cukai. Cerita ini digunakan untuk meyakinkan korban.
Dalam praktiknya, pelaku penipuan akan menawarkan dolar hitam tersebut dengan harga yang jauh lebih murah dari nilai aslinya. Mereka juga mengklaim bahwa uang tersebut bisa “dicuci” menggunakan cairan khusus agar kembali menjadi dolar asli.
Untuk memperkuat tipu daya, pelaku kerap mencampurkan uang asli dengan uang palsu agar korban semakin percaya. Padahal, sebagian besar uang yang diberikan hanyalah kertas palsu tanpa nilai.
Sumber Foto: Detik
- Penulis: Friska Putri Aryananta




