Viral Nenek Sesak Nafas Diduga Tak Ditangani, Petugas Diduga Main Game di Klinik
- account_circle Atep Hilmansyah
- calendar_month Rabu, 1 Apr 2026 18:45 WIB
- visibility 205
- comment 0 komentar
- print Cetak

Viral Nenek Sesak Nafas Diduga Tak Ditangani, Petugas Diduga Main Game di Klinik (istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bandung, Hasanah.id- Kasus nenek sesak nafas menjadi sorotan publik setelah sebuah video viral memperlihatkan dugaan kurang sigapnya pelayanan di salah satu klinik.
Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang petugas diduga sedang bermain game di ponsel saat pasien lansia datang dalam kondisi darurat.
Peristiwa nenek sesak nafas ini menuai perhatian karena pasien disebut belum langsung mendapatkan penanganan medis. Pihak keluarga mengungkapkan bahwa pasien justru diminta menyelesaikan proses administrasi terlebih dahulu sebelum ditangani.
Kronologi Nenek Sesak Nafas di Klinik
Dalam keterangan keluarga, kondisi pasien saat itu sudah mengalami sesak napas yang cukup serius. Namun, alih-alih segera ditangani, pasien diminta untuk melakukan pendaftaran lebih dulu.
Situasi tersebut menimbulkan kekecewaan dari keluarga, yang menilai respons petugas tidak sesuai dengan kondisi darurat yang seharusnya menjadi prioritas utama dalam pelayanan kesehatan.
Alat Medis Sempat Disebut Tidak Tersedia
Selain keterlambatan penanganan, keluarga juga menyoroti ketersediaan alat medis. Dalam kasus nenek sesak nafas ini, alat uap atau nebulizer yang dibutuhkan awalnya disebut tidak tersedia di klinik.
Namun, setelah keluarga berencana membawa pasien ke fasilitas kesehatan lain, alat tersebut justru dinyatakan ada. Hal ini semakin menambah kekecewaan pihak keluarga terhadap pelayanan yang diberikan.
Viral dan Jadi Sorotan Publik
Video terkait nenek sesak nafas ini pun langsung menyebar luas di media sosial dan memicu perdebatan. Banyak warganet menyoroti pentingnya standar pelayanan kesehatan, terutama dalam menangani pasien dengan kondisi darurat.
- Penulis: Atep Hilmansyah




