Penemuan Jasad Bayi di Masjid, Tinggalkan Pesan “Tolong Dimakamkan Anakku”
- account_circle Friska Putri Aryananta
- calendar_month Kamis, 2 Apr 2026 07:14 WIB
- visibility 152
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SAMBAS, Hasanah.id – Warga Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas, Kalimantan Barat mendadak digemparkan oleh penemuan jasad bayi perempuan yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 05.40 WIB, tepat saat aktivitas warga mulai berjalan, khususnya menjelang salat Subuh.
Jasad bayi tersebut ditemukan terbungkus plastik kresek berwarna hitam. Yang membuat kejadian ini semakin menyayat hati adalah adanya secarik pesan di dalam bungkusan tersebut.
Tulisan itu berbunyi, “Tolong dimakamkan anakku Syalwa!!!”.
Penemuan tragis ini bermula ketika seorang warga berjalan menuju masjid untuk menunaikan ibadah Subuh. Dalam perjalanan, ia melihat sebuah bungkusan mencurigakan di sekitar lokasi.
“Bayi ini awalnya ditemukan oleh seorang warga yang hendak menuju masjid untuk menunaikan salat Subuh,” jelas Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko, dilansir detikKalimantan.
Karena merasa ada yang tidak beres, saksi berinisial J kemudian memanggil warga lain yang juga hendak beribadah. Bersama-sama mereka memeriksa isi bungkusan tersebut.
Kondisi Bayi Sudah Tidak Bernyawa
Saat plastik dibuka, warga dikejutkan dengan temuan sesosok bayi perempuan yang diduga telah meninggal dunia. Suasana langsung berubah haru dan panik, mengingat kondisi korban yang sudah tidak bernyawa.
Temuan ini kemudian segera dilaporkan kepada kepala dusun setempat, yang selanjutnya meneruskan laporan ke pihak kepolisian.
Mendapat laporan tersebut, aparat dari Polres Sambas langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
“Petugas sudah melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi, dan mengevakuasi korban ke RSUD Sambas,” jelasnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa memilukan ini.
- Penulis: Friska Putri Aryananta




