Breaking News
Trending Tags

Makanan Bergizi Gratis Dipangkas? Hanya Diberikan saat Hari Masuk Sekolah

  • account_circle Atep Hilmansyah
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026 22:28 WIB
  • visibility 171
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Fokus Khusus untuk Daerah 3T dan Stunting Tinggi

Pemerintah juga memberikan perhatian lebih pada pelaksanaan Makanan Bergizi Gratis di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) serta daerah dengan angka stunting tinggi.

Menurut Zulkifli Hasan, distribusi di wilayah tersebut akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah, baik dari segi kualitas menu maupun jumlah pemberian.

Ia bahkan membuka kemungkinan penambahan hari distribusi di luar lima hari sekolah untuk daerah tertentu yang membutuhkan penanganan khusus.

“Kalau daerah dengan stunting tinggi atau wilayah tertinggal, bisa saja ditambah satu hari karena memang membutuhkan perhatian lebih,” ujarnya.

Program untuk Ibu dan Balita Tetap Berjalan

Di sisi lain, pemerintah memastikan tidak ada perubahan dalam penyaluran Makanan Bergizi Gratis bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Program ini dinilai sangat penting karena berkaitan langsung dengan tumbuh kembang anak dan masa depan generasi Indonesia.

“Untuk ibu hamil, menyusui, dan balita tetap berjalan seperti biasa. Itu sangat penting untuk masa depan anak-anak kita,” kata Zulkifli Hasan.

Dengan penyesuaian ini, pemerintah berharap program Makanan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih tepat sasaran dan efektif dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Atep Hilmansyah
expand_less