Breaking News
Trending Tags

1 Langkah Berani! PAN Dorong JK Sampaikan Kritik Gencatan Senjata AS-Iran Langsung ke Istana

  • account_circle MFC Team
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026 13:58 WIB
  • visibility 230
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Masyarakat Diminta Hemat Energi di Tengah Situasi Global

JK juga mengamati bahwa harga BBM yang murah akibat subsidi justru menciptakan budaya boros di masyarakat. Selama isu gencatan senjata AS-Iran berlangsung, mobilisasi warga dengan kendaraan pribadi tetap tinggi karena beban harga masih ditanggung APBN. Hal inilah yang ingin dikoreksi oleh JK agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan energi.

“Kalau harga tetap murah, orang tidak akan berhemat. Subsidi akan meningkat terus, dan jika itu terjadi, maka utang negara akan naik terus. Dampak ekonomi dari gencatan senjata AS-Iran harus kita sikapi dengan efisiensi di dalam negeri,” tambah JK. Itulah sebabnya, PAN melalui Saleh Daulay menilai poin-poin ini sangat krusial untuk dibahas di level tertinggi pemerintahan.

Harapan Sinergi Tokoh Bangsa di Tahun 2026

Memasuki tahun 2026, tantangan ekonomi Indonesia semakin kompleks. Kehadiran tokoh seperti JK di Istana atas dorongan PAN diharapkan mampu mencairkan suasana dan melahirkan solusi nyata. Apakah gencatan senjata AS-Iran akan benar-benar membawa stabilitas harga minyak? Hal tersebut masih menjadi teka-teki yang memerlukan kebijakan fiskal yang berani dari Presiden Prabowo.

PAN menegaskan bahwa mereka tidak anti-kritik. Sebaliknya, dukungan agar JK menyampaikan aspirasi langsung di Istana adalah bukti bahwa pemerintah terbuka terhadap masukan pahit demi menyelamatkan ekonomi nasional pasca-gejolak gencatan senjata AS-Iran. Dengan sinergi ini, diharapkan Indonesia mampu melewati badai ekonomi dengan postur APBN yang lebih sehat.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: MFC Team
expand_less