Steven Wongso Sebut Penjual Martabak “Banyak Dosa”, Picu Kontroversi
- account_circle Atep Hilmansyah
- calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026 20:10 WIB
- visibility 408
- comment 0 komentar
- print Cetak

Steven Wongso Sebut Penjual Martabak “Banyak Dosa”, Picu Kontroversi (istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bandung, Hasanah.id- Kontroversi yang melibatkan Steven Wongso tengah menjadi viral setelah pernyataannya mengenai martabak manis menuai kritik tajam.
Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, Steven Wongso secara blak-blakan menyamakan pelaku usaha martabak manis dengan pengedar narkoba, yang ia sebut sebagai “versi legal”.
Pernyataan tersebut berangkat dari keresahannya terhadap tingginya kandungan gula dalam seporsi martabak manis. Menurut Steven Wongso, konsumsi gula berlebih dapat memberikan dampak kesehatan yang serius, bahkan berpotensi lebih berbahaya dibandingkan zat terlarang.
“Menurut keyakinan saya, semua penjual martabak manis itu banyak dosanya. Amit,” tambahnya.
Ia menyoroti bahwa masih banyak pelaku usaha kuliner yang dinilai belum memperhatikan aspek kesehatan konsumennya.
Dalam video itu, Steven Wongso juga mempertanyakan kesadaran para penjual terhadap jumlah gula yang digunakan dalam adonan martabak. Ia menyebut bahwa jika dikonsumsi terus-menerus, makanan tinggi gula bisa berdampak fatal bagi kesehatan.
Tak hanya itu, ia turut membawa pandangan keyakinan pribadinya dengan menyebut bahwa para penjual martabak manis memiliki banyak dosa, yang semakin memicu perdebatan di ruang publik.
- Penulis: Atep Hilmansyah



