Skandal “Group Chat” Maut: Kronologi 16 Mahasiswa FH UI Terjerat Kasus Pelecehan Seksual yang Viral
- account_circle MFC Team
- calendar_month Selasa, 14 Apr 2026 10:56 WIB
- visibility 625
- comment 0 komentar
- print Cetak

ILUSTRASI
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jejak Digital di Grup Chat: Lelucon yang Melukai
Tak butuh waktu lama bagi “kotak pandora” ini untuk terbuka. Beberapa jam setelah aksi minta maaf tersebut, sejumlah akun di media sosial X mulai mengunggah bukti-bukti tangkapan layar yang menunjukkan isi percakapan di dalam sebuah grup tertutup.
Berdasarkan penelusuran internal BEM FH UI, grup tersebut berisi 16 orang yang semuanya adalah mahasiswa laki-laki. Di dalamnya, mereka diduga sering melontarkan kalimat-kalimat yang tidak senonoh, menjadikan rekan mahasiswi sebagai objek seksual, hingga merendahkan martabat perempuan dengan dalih “lelucon” atau jokes internal.
Isi percakapan tersebut sangat jauh dari nilai-nilai akademis, apalagi etika hukum. Mereka menggunakan diksi-diksi yang merendahkan, melakukan objektifikasi seksual secara verbal, dan menciptakan lingkungan yang tidak aman bagi sesama mahasiswa.
Status “Terduga” yang Kini Menjadi “Pelaku”
Satu hal yang menarik perhatian publik adalah keberanian BEM FH UI dalam mengambil sikap tegas. Dimas menegaskan bahwa status ke-16 mahasiswa tersebut kini bukan lagi sekadar “terduga pelaku”.
“Karena bagi kita sudah ada pengakuan langsung dari mereka melalui pesan tersebut, maka mereka adalah pelaku. Kami tidak lagi menggunakan istilah terduga,” tegas Dimas.
Langkah ini diambil sebagai bentuk keberpihakan kepada para korban yang selama ini mungkin tidak menyadari bahwa mereka dijadikan bahan pelecehan di ruang digital yang tersembunyi.
- Penulis: MFC Team




