Breaking News
Trending Tags

Prabowo Evaluasi Perlintasan Kereta Usai Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

  • account_circle Atep Hilmansyah
  • calendar_month 28 April 2026
  • visibility 31
  • comment 0 Komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks untuk kenyamanan membaca.

Bekasi, Hasanah.id- Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi perlintasan sebidang kereta api, terutama di wilayah padat seperti Bekasi. Langkah ini diambil setelah insiden yang menimbulkan korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo usai menjenguk langsung para korban kecelakaan kereta di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026). Ia menyoroti masih banyaknya perlintasan kereta yang belum memiliki penjagaan memadai, bahkan jumlahnya mencapai sekitar 1.800 titik di Pulau Jawa.

“Secara garis besar, memang kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga. Di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini. Ini dari zaman Belanda, sudah berapa puluh tahun. Kita akan selesaikan semua itu,” ujar Prabowo.

Sebagai bagian dari solusi jangka panjang, pemerintah berencana melakukan pembenahan terhadap seluruh perlintasan tersebut. Selain itu, pembangunan infrastruktur pendukung seperti flyover dinilai menjadi kebutuhan mendesak, khususnya di wilayah Bekasi yang padat aktivitas.

Prabowo menyebut pemerintah pusat siap membantu Pemerintah Daerah Bekasi dalam merealisasikan pembangunan flyover guna mengurangi risiko kecelakaan serupa yang menimbulkan korban kecelakaan kereta.

“Kita segera akan atasi. Pemerintah Daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover. Saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh Bantuan Presiden,” katanya.

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah juga menyiapkan anggaran hampir Rp4 triliun. Dana ini akan difokuskan pada peningkatan keselamatan transportasi publik sekaligus penguatan infrastruktur perkeretaapian nasional.

“Kita perhitungkan sekitar hampir Rp4 triliun demi keselamatan, karena kereta api sangat penting dan sangat kita perlukan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo turut menyampaikan belasungkawa kepada para korban kecelakaan kereta dan keluarga yang ditinggalkan. Ia memastikan pemerintah akan bergerak cepat dalam menangani dampak dari peristiwa tersebut.

“Dengan ini saya atas nama pribadi dan pemerintah menyampaikan belasungkawa atas kejadian yang telah terjadi,” ucapnya.

Sebagai informasi, kecelakaan kereta api terjadi pada Senin malam (27/4/2026) di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Insiden tersebut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak rangkaian KRL Commuter Line tujuan Cikarang yang sedang berhenti di stasiun.

Benturan keras terjadi pada gerbong paling belakang yang merupakan gerbong khusus perempuan. Peristiwa ini mengakibatkan sejumlah korban kecelakaan kereta meninggal dunia serta puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Atep Hilmansyah
expand_less