Breaking News
Trending Tags

3 Mahasiswi Kakak Beradik Jadi Operator Judol di Bali, Kerja 12 Jam Cari Korban

  • account_circle Aramuti Bunga Shakila
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026 17:47 WIB
  • visibility 175
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bali, Hasanah.id – Permasalahan ekonomi dan iming-iming gaji besar menyeret tiga mahasiswi kakak beradik menjadi operator judol di Bali.

Mereka telah diamankan di sebuah rumah di Jalan Pratama Gang Hasan No 3, Benoa, Kuta Selatan, Badung, saat sedang menjalani perannya sebagai operator telemarketing situs judi.

Direktur Reserse Siber Polda Bali Kombes Aszhari Kurniawan mengungkapkan identitas ketiga tersangka, yakni IJT alias Gisel (23), RFT alias Selena (22), dan MGB alias Aleta (22).

“Sesuai dengan hasil pemeriksaan kita memang status ketiganya adalah mahasiswa. Namun sudah tidak berkuliah lagi,” ungkap Aszhari, dikutip dari detikNews, Rabu (29/4/2026).

Aszhari menyebut IJT sudah lebih dulu berada di Bali sejak 21 Januari 2026 bersama tersangka lain yang bekerja dalam sindikat judi online tersebut.

Sementara, RFT dan MGB yang merupakan saudara kandung IJT  sebelumnya bekerja sebagai penjaga toko di Jakarta. Pada bulan Februari 2026, keduanya memutuskan menyusul sang kakak ke Bali.

“Setelah mengetahui kakaknya berada di Bali, keduanya datang atas kemauan sendiri dan kemudian ikut bergabung dalam aktivitas tersebut,” jelasnya.

Dalam pekerjaannya, ketiga mahasiswi itu bertugas untuk menghubungi ratusan nomor telepon warga negara Indonesia yang diberikan oleh leader.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Aramuti Bunga Shakila
expand_less