Benarkah Pertalite Lebih Mahal dari Pertamax? Pertamina Ungkap Fakta Mengejutkan
- account_circle anshori
- calendar_month Jumat, 8 Mei 2026 13:18 WIB
- visibility 210
- comment 0 komentar
- print Cetak

Konsumen Berhak Menuntut Jika Beli Pertamax tapi Dapat Pertalite, Ini Langkah Hukumnya
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Selain Pertamax Turbo, beberapa jenis BBM nonsubsidi lain juga mengalami kenaikan. Dexlite misalnya, kini dijual dengan harga Rp26.000 per liter atau naik Rp2.400 dibandingkan sebelumnya. Sementara Pertamina Dex naik menjadi Rp27.900 per liter dari sebelumnya Rp23.900 per liter untuk wilayah Jabodetabek.
Di sisi lain, harga Pertamax dengan RON 92 tetap dipertahankan di angka Rp12.300 per liter. Begitu pula Pertamax Green 95 yang masih dijual Rp12.900 per liter.
Roberth menjelaskan bahwa perubahan harga BBM nonsubsidi merupakan bagian dari mekanisme evaluasi berkala yang dilakukan berdasarkan kondisi pasar global.
“Penyesuaian ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkala yang mengacu pada mekanisme keekonomian, dengan mempertimbangkan dinamika harga minyak mentah dunia, harga produk olahan di pasar internasional, serta fluktuasi nilai tukar rupiah,” ujar Roberth dalam siaran pers, Senin (4/5/2026).
Ia juga menegaskan bahwa Pertamina tidak hanya mempertimbangkan aspek bisnis dalam menentukan harga BBM, tetapi juga memperhatikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
“Produk nonsubsidi pada prinsipnya mengikuti harga keekonomian dan mengacu pada ketentuan dan peraturan yang berlaku.
Namun sebagai BUMN yang menjalankan mandat strategis negara, Pertamina tidak hanya mempertimbangkan aspek bisnis semata, tetapi juga memperhatikan kondisi terkini di masyarakat, daya beli pelanggan golongan pengguna BBM Non Subsidi, serta stabilitas nasional.”.***
- Penulis: anshori




