Erupsi Gunung Dukono: Satu Pendaki Ditemukan Meninggal dan Dua WNA Masih Hilang
- account_circle Atep Hilmansyah
- calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026 19:30 WIB
- visibility 152
- comment 0 komentar
- print Cetak

Erupsi Gunung Dukono: Satu Pendaki Ditemukan Meninggal dan Dua WNA Masih Hilang (foto: arsip Basarnas)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bandung, Hasanah.id- Operasi pencarian korban erupsi gunung dukono kembali membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang pendaki asal Indonesia yang sebelumnya dinyatakan hilang setelah erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.
Korban yang berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan pada Sabtu, 9 Mei 2026 sekitar pukul 14.30 WIT. Dalam proses penyisiran di sekitar bibir kawah, tim menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia bersama tas carrier miliknya.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan bahwa penemuan ini menjadi perkembangan terbaru dalam operasi pencarian pasca erupsi gunung dukono yang terjadi beberapa waktu lalu.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa menuju posko gabungan di Desa Mamuya, Halmahera Utara. Tim tiba di posko sekitar pukul 18.20 WIT sebelum jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Tobelo untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Proses evakuasi korban berlangsung cukup sulit. Kondisi jalur yang licin saat menuruni puncak gunung membuat tim membutuhkan waktu lebih lama untuk membawa korban ke lokasi aman.
Dengan ditemukannya satu korban, hingga kini masih ada dua warga negara asing (WNA) yang belum diketahui keberadaannya akibat erupsi gunung dukono. Tim SAR memutuskan menghentikan sementara operasi pencarian pada hari kedua dan akan melanjutkannya pada Minggu, 10 Mei 2026.
- Penulis: Atep Hilmansyah




