Breaking News
Trending Tags

Hadapi Cuaca Ekstrem Arab Saudi, Kesiapan Medis dan Gizi Jemaah Haji Indonesia Jadi Prioritas Utama

  • account_circle MFC Team
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026 12:14 WIB
  • visibility 192
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pentingnya Edukasi Kesehatan dan Deteksi Dini Gejala Heatstroke

Selain fasilitas dan obat-obatan, kesiapan medis dan gizi jemaah haji Indonesia juga sangat bergantung pada pemahaman jemaah itu sendiri. Edukasi kesehatan sebelum keberangkatan menjadi kunci agar jemaah mampu melakukan proteksi mandiri.

Jemaah haji diharapkan mulai membiasakan pola hidrasi yang cukup, yakni minum air tanpa menunggu haus. Selain itu, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti payung, semprotan air untuk mendinginkan tubuh, dan kacamata hitam sangat disarankan saat beraktivitas di luar ruangan.

Netty mengingatkan jemaah untuk mengenali gejala awal gangguan kesehatan akibat panas, seperti pusing, lemas berlebihan, kulit terasa sangat panas, hingga penurunan kesadaran. “Deteksi dini gejala ini sangat penting agar penanganan bisa dilakukan cepat sebelum berakibat fatal,” jelasnya.

Komitmen Haji Ramah Lansia dan Gizi sebagai Pondasi Kesehatan

Tahun 2026 tetap mengusung semangat “Haji Ramah Lansia”. Mengingat mayoritas jemaah Indonesia berada di usia senja, pendampingan medis harus dilakukan secara proaktif. Petugas kesehatan diminta untuk melakukan sistem “jemput bola” dengan memantau kondisi jemaah di hotel maupun di tenda-tenda mabit, bukan hanya menunggu pasien datang ke posko kesehatan.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: MFC Team
expand_less