Lima WNI Ditahan Israel, Pemerintah Indonesia Siaga Pulangkan WNI Peserta Global Sumud Flotilla ke Gaza
- account_circle anshori
- calendar_month Rabu, 20 Mei 2026 12:16 WIB
- visibility 200
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kapal Global Sumud Flotilla
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, mengungkapkan pemerintah Indonesia terus melakukan langkah diplomatik guna memastikan keselamatan dan proses kepulangan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) menuju Gaza, Palestina.
Pemerintah bergerak cepat setelah muncul laporan mengenai pencegatan terhadap kapal-kapal peserta konvoi kemanusiaan di wilayah perairan Mediterania timur oleh militer Israel. Dari sembilan WNI yang ikut dalam misi tersebut, lima orang dikabarkan ditahan setelah kapal mereka dicegat, sementara empat WNI lainnya masih berada di kapal berbeda dan terus berlayar dalam situasi yang dinilai berisiko tinggi.
Menurut Dudung, kondisi di lapangan hingga kini masih berkembang dan belum sepenuhnya stabil. Karena itu, pemerintah terus memantau situasi secara intensif melalui koordinasi lintas kementerian dan perwakilan diplomatik Indonesia di sejumlah negara.
“Situasi di lapangan masih sangat dinamis, keempat warga negara Indonesia yang masih berlayar tersebut tetap berada dalam kondisi rawan,” ujar Dudung, Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa, 19 Mei 2026.
Ia menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia telah mengambil sejumlah langkah awal untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi terhadap para WNI tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkuat koordinasi dengan sejumlah Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di kawasan sekitar.
- Penulis: anshori




