WNI Ditawan Israel, Begini Upaya Pemerintah Selamatkan Relawan
- account_circle Atep Hilmansyah
- calendar_month Kamis, 21 Mei 2026 09:31 WIB
- visibility 193
- comment 0 komentar
- print Cetak

WNI Ditawan Israel, Begini Upaya Pemerintah Selamatkan Relawan (GLOBAL SUMUD FLOTILLA via AFP)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bandung, Hasanah.id- Pemerintah Indonesia terus bergerak untuk memastikan keselamatan sembilan WNI yang ditawan Israel saat mengikuti misi kemanusiaan menuju Jalur Gaza.
Meski Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik langsung dengan Israel, berbagai jalur internasional tetap dimanfaatkan agar proses pembebasan dapat segera dilakukan.
WNI Ditawan Israel Saat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke Gaza
Peristiwa WNI ditawan Israel bermula ketika sembilan relawan Indonesia bergabung dalam pelayaran kemanusiaan bersama Global Sumud Flotilla. Mereka membawa bantuan untuk masyarakat Palestina di Gaza.
Lima relawan, yakni Andi Angga, Rahendro Herubowo, Andre Prasetyo, Thoudy Badai, dan Bambang Noroyono, lebih dulu diamankan pada Senin (18/5/2026).
Herman Budianto dan Ronggo Wirasanu sempat mengabarkan berhasil lolos dari intersepsi. Namun pada Selasa (19/5/2026) waktu setempat, keduanya juga ditangkap. Beberapa jam kemudian, Asad Aras Muhammad dan Hendro Prasetyo turut mengirim pesan darurat yang menyatakan mereka telah ditahan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, menegaskan pemerintah akan memaksimalkan semua jalur diplomatik dan langkah kekonsuleran untuk melindungi para WNI yang saat ini masih berada dalam tahanan Israel.
- Penulis: Atep Hilmansyah




