Breaking News
Trending Tags

Dedi Mulyadi Tegas Tolak Titip Siswa di Sekolah Maung, Pelanggar Terancam Dipidana

  • account_circle anshori
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026 14:11 WIB
  • visibility 279
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh sebab itu, ia meminta seluruh unsur pendidikan, mulai dari kepala sekolah, panitia seleksi, hingga pihak terkait lainnya, menjaga integritas selama pelaksanaan SPMB berlangsung.

Selain menekankan pentingnya profesionalisme, Pemprov Jawa Barat juga menyiapkan sanksi tegas bagi pihak yang terbukti melakukan penyimpangan. Sanksi tersebut tidak hanya berupa tindakan administratif, tetapi juga dapat berujung pada proses hukum.

“Saya tidak segan-segan untuk memberhentikan kepala sekolah, memberhentikan panitia, memberhentikan siapapun yang terlibat dari proses yang tidak terpuji dari sekolah unggul,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia memastikan pemerintah daerah akan melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh proses seleksi penerimaan murid baru. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, maka tindakan tegas akan langsung diterapkan tanpa pandang bulu.

Menurut Dedi, budaya titipan sangat berbahaya karena dapat merusak tujuan utama pembentukan sekolah unggulan, yakni menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, kompetitif, dan berprestasi berdasarkan kemampuan asli yang dimiliki siswa.

“Tidak boleh ada budaya titip-menitip dan kami tidak akan segan-segan untuk memproses hukum bagi siapapun yang nanti terbukti terlibat melakukan penyimpangan,” katanya.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: anshori
expand_less