Peringati Hari Lahir Pancasila, BPDAS Cimanuk Citanduy dan BPDAS Citarum Ciliwung Gelar Penanaman Pohon Bersama MPW Pemda Pancasila Jabar
- account_circle Unggung Rispurwo
- calendar_month Senin, 1 Jun 2026 16:50 WIB
- visibility 98
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – BANDUNG – Dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81, Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jawa Barat menggelar aksi nyata pelestarian lingkungan melalui penanaman 1.000 pohon di kawasan Bandung Utara, Pasir Impun.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program “Jabar Hijau” yang dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila di Jawa Barat.
Gerakan penghijauan ini mendapat dukungan dari Kementerian Kehutanan yang menyalurkan total 2.400 bibit pohon.
Bantuan tersebut terdiri dari 1.000 bibit tanaman MPTS atau tanaman buah hasil okulasi dari BPDAS Cimanuk-Citanduy, serta 1.400 bibit tanaman kayu dan buah-buahan dari BPDAS Citarum-Ciliwung.
Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, Dian Rahadian, menegaskan bahwa momentum Hari Lahir Pancasila tidak hanya diperingati melalui seremoni, tetapi juga diwujudkan dalam aksi konkret menjaga kelestarian alam.
“Bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, kami mengisinya dengan program menjaga hutan di Jawa Barat melalui penanaman pohon. Ini merupakan bukti nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam menjaga keseimbangan kehidupan,” ujarnya.
Dian mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi kawasan hutan di Jawa Barat yang dinilai semakin memerlukan perhatian serius.
Menurutnya, hanya sekitar 20 persen kawasan hutan yang masih dalam kondisi baik, sementara sisanya mengalami degradasi atau masuk kategori kritis.
Dengan kekuatan sekitar 200 ribu anggota dan pengurus yang tersebar di 600 kecamatan, Pemuda Pancasila Jawa Barat menyatakan siap menjadi garda terdepan dalam upaya rehabilitasi dan perlindungan hutan.
“Kami ingin organisasi ini hadir tidak hanya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi lingkungan hidup. Menjaga hutan adalah bagian dari menjaga masa depan,” katanya.
Program penghijauan tersebut merupakan kelanjutan dari aksi serupa yang sebelumnya dilakukan di kawasan Gunung Ciremai pada Februari lalu.
Selain penanaman pohon di daerah pegunungan, Pemuda Pancasila juga mengembangkan program rehabilitasi lingkungan melalui penanaman mangrove di wilayah pesisir Jawa Barat.
Dian menambahkan, kegiatan penghijauan akan menjadi agenda tahunan organisasi sebagai bentuk komitmen jangka panjang terhadap pelestarian lingkungan. Kami ucapkan terima kasih kepada BPDAS Cimanuk Citanduy dan BPDAS Citarum Ciliwung yang telah memberikan bibit pohon.
Dukungan terhadap gerakan tersebut datang dari berbagai pihak. Ketua Forum Penyelamat Hutan Jawa (FPHJ), Eka Santosa, mengapresiasi langkah Pemuda Pancasila yang dinilai mampu menggerakkan masyarakat untuk kembali peduli terhadap alam.
“Kini saatnya kita kembali ke alam. Melalui ormas Pemuda Pancasila, mari kita hijaukan kembali lingkungan dan menjaga warisan alam untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pakar MPW Pemuda Pancasila, Ahmad Heryawan, menegaskan bahwa organisasi harus menjadi pelopor dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila melalui tindakan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
“Hari ini Pemuda Pancasila harus menjadi pelopor dalam mengamalkan dan mempertahankan Pancasila. Salah satu caranya adalah dengan menjaga alam dan hutan sebagai sumber kehidupan,” katanya.
Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari jajaran Divisi Regional Jawa Barat-Banten yang hadir bersama Wakadivre dan Sekretaris Divre.
Mereka menilai gerakan penghijauan yang dilakukan secara serentak ini dapat menjadi contoh kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kementerian Kehutanan melalui BPDAS Cimanuk-Citanduy, Dinas Kehutanan Jawa Barat, Forum Penyelamat Hutan Jawa, tokoh adat Kasepuhan Abah Alam, jajaran Dewan Pakar dan pengurus MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, serta sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan lainnya.
Melalui gerakan tanam pohon serentak ini, Pemuda Pancasila Jawa Barat ingin menunjukkan bahwa semangat Pancasila tidak hanya diwujudkan dalam slogan, tetapi juga melalui aksi nyata menjaga bumi, memulihkan hutan, dan membangun masa depan lingkungan yang lebih hijau.***
- Penulis: Unggung Rispurwo




