Bahlil Pastikan Pasokan Batu Bara PLN Aman, Pemadaman Listrik Dipicu Masalah Teknis
- account_circle anshori
- calendar_month Minggu, 21 Jun 2026 16:25 WIB
- visibility 171
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Menurut data yang dimiliki Kementerian ESDM, kebutuhan batu bara PLN secara nasional mencapai sekitar 154 juta ton setiap tahunnya. Untuk menjaga stabilitas pasokan, pemerintah bahkan menetapkan kewajiban pasokan yang lebih besar dibandingkan kebutuhan aktual.
Ia mengungkapkan bahwa perusahaan-perusahaan batu bara nasional telah ditugaskan untuk memasok sekitar 180 juta hingga 190 juta ton batu bara setiap tahun. Jumlah tersebut jauh melampaui kebutuhan tahunan PLN sehingga stok energi primer dinilai sangat aman.
Dengan kondisi tersebut, Bahlil memastikan bahwa gangguan listrik yang sempat terjadi bukan berasal dari sektor penyediaan bahan bakar pembangkit. Menurutnya, masalah lebih banyak muncul pada aspek distribusi dan pengelolaan logistik hingga batu bara tiba di lokasi pembangkit listrik.
“Teknisnya, untuk sampai di power plant itu bukan tugas Dirjen Minerba. Itu sudah menjadi bagian dari manajemen logistik PLN,” papar Bahlil.
Ia menambahkan bahwa pemerintah telah menjalankan tugasnya dalam menjamin ketersediaan batu bara. Oleh karena itu, fokus utama saat ini adalah memastikan sistem distribusi dan operasional pembangkit berjalan optimal sehingga tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
- Penulis: anshori




