Pidato Prabowo di Gorontalo Viral, Singgung MBG, Perut Lapar dan Masa Depan Indonesia
- account_circle anshori
- calendar_month Kamis, 25 Jun 2026 07:44 WIB
- visibility 221
- comment 0 komentar
- print Cetak

Prabowo: Program Makan Bergizi Gratis Dibutuhkan Masyarakat, Singgung Pihak yang Menolak (foto: istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Tapi kalau sama petani-nelayan, bicaranya harus keras. Betul, nggak? Kalau bicara kalem-kalem, kalian nggak akan dengar. Benar ya?” ujar Prabowo.
Suasana acara pun semakin cair ketika Presiden menirukan gaya berbicara yang lebih lembut dan formal. Dengan nada bercanda, ia menggambarkan cara penyampaian yang menurutnya sering digunakan dalam pidato-pidato yang terlalu diplomatis.
“Saudara-saudara sekalian, pembangunan harus dilaksanakan dengan baik. Para petani dan nelayan harus kerja keras, harus kerja keras dan tidak boleh minta untung besar-besar ya. Dan kita semua berharap suatu saat, di kelak kemudian hari, kekayaan yang ada dinikmati segelintir orang akan pelan-pelan netes ke bawah,” kata Prabowo menirukan gaya bicara yang lebih lembut seraya mencibirnya.
Ucapan tersebut langsung memancing gelak tawa para peserta yang memadati lokasi acara. Banyak hadirin terlihat menikmati cara penyampaian Presiden yang santai namun tetap menyoroti isu-isu penting yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat.
Dalam konteks pembangunan nasional, Prabowo menegaskan bahwa petani dan nelayan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan Indonesia. Karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan melalui berbagai program yang bertujuan meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan mereka.
- Penulis: anshori




