Breaking News
Trending Tags

Mahfud MD Minta Prabowo Ungkap Pihak yang Diduga Bayar Demo Secara Terbuka

  • account_circle Atep Hilmansyah
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026 08:10 WIB
  • visibility 101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung, Hasanah.id-  Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengungkap secara terbuka pihak yang diduga terlibat dalam praktik bayar demo jika memang telah mengetahui identitasnya.

Menurut Mahfud, informasi tersebut sebaiknya disampaikan secara jelas agar publik mengetahui siapa pihak yang menggerakkan aksi dan siapa yang memberikan pendanaan.

Ia menilai tudingan mengenai praktik bayar demo tidak seharusnya berhenti pada pernyataan umum tanpa menyebut pihak yang dimaksud.

Mahfud berpendapat, apabila ada kelompok mahasiswa atau demonstran yang benar-benar menerima dana untuk turun ke jalan, maka identitas pemberi dana maupun pihak yang menerima perlu diungkap agar masalahnya dapat diselesaikan secara terang. Menurutnya, kritik yang disampaikan mahasiswa selama ini biasanya disertai dengan penjelasan mengenai kebijakan atau persoalan yang dipersoalkan sehingga tuduhan terkait demonstrasi berbayar juga semestinya memiliki dasar yang jelas.

Dalam kesempatan tersebut, Mahfud juga menanggapi pengakuan sejumlah mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) yang disebut menerima uang terkait aksi demonstrasi beberapa waktu lalu. Ia mengaku prihatin jika mahasiswa benar-benar terlibat dalam aksi yang didorong oleh imbalan tertentu.

Meski demikian, Mahfud menilai fenomena semacam itu bukan hal baru dalam sejarah gerakan mahasiswa di Indonesia. Ia bahkan mengenang masa ketika dirinya masih aktif sebagai mahasiswa, di mana terdapat sejumlah individu yang menjalankan peran sebagai aktivis sekaligus informan.

Menurut Mahfud, kelompok yang terlibat dalam praktik seperti itu hanyalah sebagian kecil dan tidak mencerminkan keseluruhan gerakan mahasiswa. Karena itu, ia mengingatkan agar mahasiswa tetap menjaga independensi serta tidak mudah terpecah oleh kepentingan tertentu.

Sebelumnya, isu bayar demo mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto mengaku mengetahui pihak yang diduga membiayai aksi demonstrasi. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII 2026 di Gorontalo, Rabu, 24 Juni 2026.

Dalam pidatonya, Prabowo menyebut dirinya mengetahui pihak yang memberikan dana kepada demonstran. Ia juga menyinggung adanya peserta aksi yang mengaku menerima bayaran untuk mengikuti demonstrasi. Namun hingga kini, Presiden belum mengungkap identitas pihak yang dimaksud dalam pernyataannya tersebut.

Pernyataan Prabowo itu kemudian memicu berbagai tanggapan, termasuk dari Mahfud MD yang meminta agar dugaan praktik bayar demo dibuka secara transparan kepada publik agar tidak menimbulkan spekulasi yang berkepanjangan.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Atep Hilmansyah
expand_less