Drainase dan Bahu Jalan Diduga Beralih Fungsi, Komisi III DPRD Cimahi Turun Langsung ke Jalan Cihanjuang
- account_circle kusnadi
- calendar_month Jumat, 12 Jun 2026 23:26 WIB
- visibility 42
- comment 0 komentar
- print Cetak

Drainase dan Bahu Jalan Diduga Beralih Fungsi, Komisi III DPRD Cimahi Turun Langsung ke Jalan Cihanjuang
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID, CIMAHI — Keluhan warga soal trotoar yang makin sempit di Jalan Cihanjuang akhirnya mendapat respons serius dari DPRD Kota Cimahi.
Ketua Komisi III DPRD Kota Cimahi, H. Enang Sahri Lukmansyah, memimpin inspeksi mendadak (sidak) langsung ke lokasi bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), guna mengecek dugaan alih fungsi drainase dan bahu jalan untuk kepentingan usaha.
Sidak dilakukan setelah banyak warga mengeluhkan kondisi pedestrian yang tidak lagi nyaman digunakan.
kTrotoar disebut menyempit hingga pejalan kaki terpaksa turun ke badan jalan yang padat kendaraan dan rawan kecelakaan.
Dalam peninjauan tersebut, Enang hadir bersama Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi.
Kehadiran tiga OPD sekaligus disebut penting agar persoalan jalan, drainase, dan tata ruang dibahas secara menyeluruh.
“Aspirasi warga wajib kami kawal sampai tuntas. Trotoar itu hak dasar pejalan kaki yang dilindungi undang-undang,” tegas Enang di sela sidak lapangan.
Tim gabungan kemudian mencocokkan kondisi eksisting dengan site plan proyek yang ada di kawasan tersebut. Dari hasil pengecekan, titik yang menjadi sorotan warga diketahui berada di area milik swasta.
Temuan itu menjadi catatan penting dalam proses penentuan langkah teknis dan regulasi selanjutnya.
Meski demikian, Komisi III menegaskan status kepemilikan lahan tidak boleh menghilangkan hak masyarakat atas ruang publik yang aman dan layak. DPRD meminta fungsi trotoar tetap diprioritaskan sesuai aturan tata ruang dan keselamatan pengguna jalan.
“Pemkot tetap memiliki kewenangan mengatur fungsi ruang publik agar masyarakat tetap nyaman dan aman,” ujar Enang.
Dalam sidak tersebut, pihak manajemen Borma disebut menunjukkan sikap kooperatif. Mereka menyatakan terbuka untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Cimahi guna mencari solusi terbaik.
Komisi III bersama OPD kini tengah menyusun langkah lanjutan. Fokus utama diarahkan pada pengembalian fungsi trotoar serta menjaga kelancaran lalu lintas di Jalan Cihanjuang yang dikenal padat setiap harinya.
“Kami akan kawal sampai ada perubahan nyata di lapangan. Solusi terbaik harus memihak masyarakat, namun tetap sesuai tata ruang dan aspek keselamatan,” pungkas Enang.
- Penulis: kusnadi




