Breaking News
Trending Tags

Kemhan Ubah Pelatihan Militer Calon Manajer Kopdes Jadi Bela Negara dan Manajerial

  • account_circle Atep Hilmansyah
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026 09:42 WIB
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Latihan Menembak Dihapus, Fokus pada Kepemimpinan

Rico menjelaskan, salah satu perubahan penting adalah dihapusnya latihan menembak dari rangkaian kegiatan. Pelatihan kini lebih menitikberatkan pada pembentukan karakter, disiplin, serta kemampuan kepemimpinan.

“Dengan penyesuaian tersebut, kegiatan yang bersifat taktis dan teknis militer dikurangi, termasuk kegiatan menembak tidak lagi menjadi bagian dari pelaksanaan latihan saat ini,” katanya.

Sebagai gantinya, calon manajer Kopdes akan mendapatkan pembekalan mengenai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan manajerial sebagai pengelola koperasi.

“Fokus kegiatan diarahkan pada pembentukan disiplin, karakter, kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, wawasan kebangsaan, serta kesiapan manajerial peserta sebagai calon pengelola koperasi,” tambah Rico.

Evaluasi Menyeluruh Setelah Lima Peserta Meninggal Dunia

Selain mengubah materi pelatihan, Kemhan juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek kesehatan peserta. Pemeriksaan fisik akan diperketat agar kondisi setiap calon manajer Kopdes dapat diketahui sebelum mengikuti program.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, mengatakan evaluasi tersebut merupakan arahan langsung dari Menteri Pertahanan.

“Atas arahan Menteri Pertahanan, penyelenggara telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek kesehatan,” ujar Ketut saat konferensi pers di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026).

Menurutnya, hasil pemeriksaan kesehatan akan menjadi dasar bagi satuan TNI untuk menyesuaikan porsi latihan fisik sesuai kondisi masing-masing peserta. Kemhan juga meminta penanganan medis dilakukan lebih cepat apabila ditemukan peserta yang mengalami gangguan kesehatan selama pelatihan.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Atep Hilmansyah
expand_less