PHK Massal Tokopedia 2026: TikTok Pangkas Ratusan Karyawan, Operasional Teknologi Dipindah ke China
- account_circle anshori
- calendar_month Jumat, 3 Jul 2026 14:05 WIB
- visibility 163
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi Tokopedia Tiktok
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Melalui juru bicaranya, TikTok membenarkan adanya penyesuaian organisasi, khususnya pada sektor riset dan pengembangan atau research and development (R&D).
Perusahaan menjelaskan bahwa perubahan struktur dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi bisnis dalam jangka panjang.
“Kami tengah menyelaraskan organisasi riset dan pengembangan (R&D) pada ranah yang dapat mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi bisnis kami, komunitas kreator, dan penjual di platform kami,” ujar Juru Bicara TikTok dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).
Melalui pernyataan tersebut, TikTok menegaskan bahwa restrukturisasi bukan semata-mata bertujuan mengurangi jumlah pegawai, melainkan merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mengoptimalkan organisasi.
Perusahaan juga menyebut fokus utama mereka adalah memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, baik bagi ekosistem penjual, kreator konten, maupun pengguna platform.
Sejak resmi mengakuisisi Tokopedia dari GoTo, TikTok memang terus melakukan berbagai penyesuaian terhadap struktur bisnisnya di Indonesia.
Integrasi antara TikTok Shop dan Tokopedia menjadi salah satu langkah strategis perusahaan untuk memperkuat posisi mereka di industri e-commerce nasional yang memiliki persaingan sangat ketat.
- Penulis: anshori




