Usulan Ganti Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Makin Serius, DPRD Jabar Beri Lampu Hijau
- account_circle anshori
- calendar_month Jumat, 3 Jul 2026 17:00 WIB
- visibility 235
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gedung sate
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Dulu Jakarta itu masuk ke wilayah Sunda secara administratif. Banten juga itu adalah wilayah Sunda, dan sejarah menunjukkan bahwa Tatar Sunda itu mulai dari Banten sampai Cipamali bagian dari Jawa Tengah,” kata Ganjar.
Ia juga menilai kekhawatiran mengenai dampak administratif akibat pergantian nama tidak perlu dibesar-besarkan. Menurutnya, berbagai penyesuaian dokumen maupun administrasi pemerintahan merupakan hal yang lazim terjadi dalam birokrasi.
Sebagai contoh, Ganjar menyinggung perubahan nama Kota Ujung Pandang menjadi Makassar yang dinilai dapat berjalan dengan baik tanpa menimbulkan persoalan berarti.
“Ah itu kan turunannya. Urusan administrasi, kop surat, cap dan sebagainya itu mah biasa-biasa saja. Katanya tadi hampir semua fraksi mendukung. Kemudian akan dilanjutkan dengan tahapan-tahapan berikutnya, termasuk pengkajian lagi,” ujarnya.
Ganjar juga menegaskan bahwa perubahan nama daerah memang tidak otomatis meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, menurutnya, identitas budaya dapat menjadi sumber motivasi dan semangat baru bagi masyarakat Sunda untuk terus berkembang.
“Hipotesis yang berubah nama menjadi Sunda itu tidak serta-merta juga menjadi sejahtera. Tapi kalau berubah menjadi nama Sunda itu kan ada etos, ada semangat, ada keinginan bahwa saya orang Sunda harus lebih baik dari yang lain,” ucapnya.
- Penulis: anshori




