Breaking News
Trending Tags

Warga Aceh Patungan Rp1 M Perbaiki Jembatan, Mentri PU: Perlu Disempurnakan

  • account_circle Atep Hilmansyah
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026 08:12 WIB
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Aceh, Hasanah.id- Aksi Warga Aceh Patungan Rp1 M untuk memperbaiki Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah menjadi sorotan publik. Infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi pada November 2025 itu akhirnya diperbaiki secara swadaya setelah berbulan-bulan belum mendapat penanganan.

Jembatan tersebut merupakan jalur nasional yang menghubungkan Bireuen dan Takengon serta menjadi akses utama distribusi logistik dan hasil pertanian dari kawasan Dataran Tinggi Gayo.

Selama berbulan-bulan pascabencana, kondisi Jembatan Enang-Enang belum kunjung diperbaiki. Padahal, jembatan tersebut memiliki peran starategis sebagai jalur utama pengangkutan komoditas seperti kopi Gayo dan palawija menuju wilayah pesisir Aceh.

Pemkab Bener Meriah Tegaskan Jalan Berstatus Nasional

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menjelaskan bahwa Jalan dan Jembatan Enang-Enang merupakan aset milik pemerintah pusat karena berstatus sebagai jalan nasional.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bener Meriah, Ilham Abdi, mengatakan kewenangan pembangunan maupun pemeliharaan sepenuhnya berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum. Karena itu, pemerintah daerah tidak dapat menggunakan anggaran APBK maupun APBA untuk memperbaiki infrastruktur tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa penggunaan anggaran daerah untuk memperbaiki aset milik pemerintah pusat berpotensi melanggar aturan dan dapat menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Atep Hilmansyah
expand_less