Gerhana Matahari Total Akan Terjadi Pada 12 Agustus 2026, Termasuk di Indonesia?
- account_circle anshori
- calendar_month Rabu, 15 Jul 2026 06:00 WIB
- visibility 105
- comment 0 komentar
- print Cetak

Memahami Fenomena Gerhana Matahari Cincin 2026 dan Jenis-jenisnya: Panduan Sains dan Edukasi Astronomi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – Fenomena astronomi langka berupa Gerhana Matahari Total (GMT) diperkirakan akan melintasi sejumlah wilayah di Arab Saudi pada 2 Agustus 2026.
Peristiwa tersebut diprediksi membuat beberapa kota, termasuk Makkah dan Jeddah, mengalami kondisi gelap pada siang hari ketika piringan Bulan menutupi Matahari secara sempurna.
Laporan Arabia Weather yang dikutip pada Senin, 13 Juli 2026, menyebutkan bahwa Makkah menjadi salah satu lokasi yang berada di jalur totalitas gerhana. Di kota suci tersebut, cahaya Matahari diperkirakan tertutup hingga 100 persen selama kurang lebih lima menit, sehingga langit siang akan berubah menyerupai suasana senja bahkan malam untuk beberapa saat.
Gerhana Matahari Total merupakan salah satu fenomena astronomi yang terjadi ketika Bulan berada tepat di antara Matahari dan Bumi. Posisi ketiga benda langit itu membuat cahaya Matahari terhalang sepenuhnya bagi wilayah yang berada di jalur bayangan inti Bulan atau jalur totalitas.
Berdasarkan rincian fase gerhana yang dipublikasikan CNBC Indonesia, proses gerhana di wilayah Makkah akan diawali dengan fase parsial pada pukul 12.01 waktu setempat. Pada tahap ini, sebagian permukaan Matahari mulai tertutup oleh Bulan.
- Penulis: anshori



