Gelar Sosialisasi Edukasi Pengelolaan Sampah, DLH Kota Cimahi Road Show Ke Sekolah SD dan SMP Saat MPLS
- account_circle kusnadi
- calendar_month Jumat, 17 Jul 2026 09:59 WIB
- visibility 89
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gelar Sosialisasi Edukasi Pengelolaan Sampah, DLH Kota Cimahi Road Show Ke Sekolah SD dan SMP Saat MPLS
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID, CIMAHI – Sebagai upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini, Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi melaksanakan kegiatan Sosialisasi Edukasi Pengelolaan Sampah kepada 119 Sekolah Dasar (SD) serta 48 Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Cimahi pada pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran (2026/2027), yang dilaksanakan tanggal 13 s/d 17 Juli 2026.
Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi menurunkan 56 personil yang diantaranya 40 personil sebagai Tim Sosialisasi dan Edukasi yang bertujuan menyampaikan bahwa pendidikan lingkungan merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang memiliki karakter peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Gelar Sosialisasi Edukasi Pengelolaan Sampah, DLH Kota Cimahi Road Show Ke Sekolah SD dan SMP Saat MPLS
Saat ini DLH kota Cimahi berbagi dengan siswa siswi Sekolah Dasar Negeri Baros Mandiri 4 Kota Cimahi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, drg. Chanifah Listyarini, M.H.M. mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah melalui edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang benar, penerapan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R), serta pembiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya.
Menurutnya momentum MPLS dipilih sebagai langkah strategis untuk membentuk karakter peserta didik baru agar memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan sekolah maupun lingkungan tempat tinggal.
Dalam sosialisasi tersebut, para peserta memperoleh pemahaman mengenai jenis-jenis sampah, dampak sampah yang tidak dikelola dengan baik terhadap kesehatan dan lingkungan.
Serta praktik sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membawa wadah makan dan minum sendiri, serta membuang sampah sesuai kategorinya.
”Anak anak harus membawa tempat minum sendiri sendiri dan membawa misting (wadah untuk makan),” ujar Rini sapaan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, drg. Chanifah Listyarini, M.H.M. kepada media (17/7/2026)
Rini menuturkan melalui kegiatan ini kami berharap para siswa tidak hanya memahami pentingnya pengelolaan sampah, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
”Perubahan perilaku dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten,”tuturnya.
Pemerintah Kota Cimahi terus berkomitmen meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah melalui berbagai program edukasi dan kolaborasi lintas sektor.
Dunia pendidikan menjadi salah satu sasaran utama karena sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan budaya hidup bersih serta ramah lingkungan.
”Tahun ini SD Negeri Baros Mandiri 4 Kota Cimahi masuk kategori Adiwiyata kota dan kedepannya akan menjadi Adiwiyata Nasional dengan syarat harus mengenal lingkungan,” paparnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan seluruh peserta didik baru di SD dan SMP se-Kota Cimahi mampu menerapkan perilaku peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi pelopor pengurangan sampah di lingkungan sekolah.
Langkah ini sekaligus mendukung terwujudnya Kota Cimahi yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
- Penulis: kusnadi



