Breaking News
Trending Tags

Sayembara Tangkap Begal Ala Dedi Mulyadi Dikritik, Wamendagri Minta Perkuat Patroli

  • account_circle anshori
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026 08:00 WIB
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengingatkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar tetap mengedepankan langkah-langkah penegakan hukum dalam menangani maraknya aksi begal dan kejahatan jalanan. Menurutnya, pemerintah daerah sebaiknya tidak terburu-buru menghadirkan berbagai inovasi yang berpotensi menimbulkan polemik sebelum sistem keamanan yang sudah ada berjalan secara maksimal.

Pernyataan tersebut disampaikan Bima Arya menyusul munculnya wacana sayembara penangkapan pelaku begal yang sebelumnya diusulkan Dedi Mulyadi. Gagasan itu memancing beragam respons dari masyarakat. Sebagian pihak menilai langkah tersebut dapat meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Namun, tidak sedikit pula yang mengkhawatirkan potensi terjadinya salah sasaran atau tindakan main hakim sendiri akibat adanya imbalan bagi penangkap pelaku kejahatan.

Saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7/2026), Bima menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah daerah seharusnya adalah memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) dan seluruh perangkat daerah yang memiliki kewenangan menjaga keamanan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, Satpol PP, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), hingga unsur keamanan lainnya merupakan fondasi utama dalam menciptakan situasi yang aman bagi masyarakat.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: anshori
expand_less