Breaking News
Trending Tags

Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026:  BPDAS Cimanuk Citanduy Gelar Aksi Tanam Mangrove di Pesisir Cilacap

  • account_circle Unggung Rispurwo
  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026 23:50 WIB
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID – CILACAP. Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Cimanuk Citanduy menggelar aksi penanaman mangrove di kawasan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) Mangrove Desa Ujung Alang, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap dalam rangka Memperingati Puncak Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026.

Hari Mangrove Sedunia diperingati setiap tanggal 26 Juli. Pada tahun 2026, peringatan ini jatuh pada hari Minggu dengan mengusung tema nasional “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang” untuk memperkuat aksi pelestarian ekosistem pesisir.

‎Kegiatan tersebut melibatkan Kepala Desa Ujung Alang, Kelompok Pemegang Organisasi (PO) dan Pelaksana Pekerjaan (P2) RHL Mangrove Tahun 2026, serta para pendamping dan penyuluh RHL Mangrove.

‎Kolaborasi berbagai pihak ini menjadi wujud nyata komitmen dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir melalui rehabilitasi ekosistem mangrove.

‎Penanaman mangrove dilakukan sebagai upaya meningkatkan tutupan vegetasi di wilayah pesisir sekaligus memperkuat fungsi ekologis mangrove.

‎Selain berperan sebagai benteng alami yang melindungi pantai dari ancaman abrasi, hutan mangrove juga menjadi habitat penting bagi berbagai jenis biota serta berfungsi menyerap dan menyimpan karbon untuk membantu mengurangi dampak perubahan iklim.

‎Momentum Hari Mangrove Sedunia ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pelestarian kawasan pesisir membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

‎Keberhasilan rehabilitasi mangrove tidak hanya bergantung pada proses penanaman, tetapi juga pada pemeliharaan dan pengawasan secara berkelanjutan.

‎Melalui kegiatan tersebut, BPDAS Cimanuk Citanduy berharap ekosistem mangrove di Desa Ujung Alang dapat terus terjaga dan berkembang, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan, mendukung keberlanjutan sumber daya pesisir, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada ekosistem mangrove untuk kehidupan mereka.**

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Unggung Rispurwo
expand_less