BMKG Cabut Peringatan Tsunami NTT Setelah Gempa M7,7, Warga Diminta Tetap Waspada
- account_circle anshori
- calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026 12:02 WIB
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gempa di Palu 6,7 M, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasil observasi tersebut kemudian menjadi dasar BMKG untuk mencabut peringatan dini tsunami. Dengan demikian, status peringatan yang sebelumnya dikeluarkan setelah gempa M7,7 dinyatakan berakhir pada pukul 07.30 WIB.
Selama periode pemantauan, BMKG menyampaikan pembaruan mengenai peringatan dini tsunami sebanyak empat kali. Informasi tersebut diberikan secara bertahap berdasarkan perkembangan hasil pemantauan setelah gempa terjadi.
Peringatan pertama disampaikan pada pukul 05.45 WIB. Informasi tersebut menjadi pemberitahuan awal kepada masyarakat dan pihak terkait mengenai potensi tsunami setelah gempa kuat mengguncang kawasan NTT.
Selanjutnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami kedua atau peringatan dini 3.2 pada pukul 06.28 WIB. Waktu tersebut sekitar satu jam 30 menit setelah gempa utama terjadi.
“Kedua peringatan dini 3.2 pukul 06.28 WIB atau satu jam 30 menit setelah gempa bumi,” jelas Nelly.
Pemutakhiran informasi kemudian kembali dilakukan oleh BMKG melalui peringatan berikutnya. Peringatan dini 3.3 diterbitkan pada pukul 06.49 WIB atau sekitar satu jam 50 menit setelah gempa.
Tahapan tersebut menunjukkan bahwa BMKG terus mengevaluasi kondisi setelah gempa dengan mempertimbangkan hasil pengamatan terhadap muka air laut.
- Penulis: anshori



