Prabowo Pimpin Rapat Karhutla di Kalbar, 198 Hotspot Terdeteksi dalam 24 Jam
- account_circle anshori
- calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026 16:13 WIB
- visibility 26
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden Prabowo pimpin rakor Karhutla di Kalimantan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Potensi hujan tersebut dapat menjadi faktor pendukung dalam upaya mengendalikan kebakaran hutan dan lahan. Namun, pemerintah tetap perlu mengantisipasi kemungkinan munculnya titik panas baru, terutama di daerah yang kondisi lahannya rentan mengalami kebakaran.
Sebelumnya, pemerintah telah menjalankan operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai bagian dari upaya penanganan karhutla. Operasi tersebut dilaksanakan pada 11 hingga 18 Agustus 2026.
Namun, pelaksanaan OMC sempat dihentikan karena kondisi atmosfer tidak menyediakan potensi awan yang cukup untuk mendukung operasi tersebut.
Kini, pemerintah kembali mempersiapkan operasi modifikasi cuaca. Berdasarkan pembahasan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi pembentukan awan diperkirakan mulai muncul pada 23 hingga 27 Agustus 2026.
“Kemudian kami sudah rapat dengan BMKG bahwa potensi awal akan terjadi pada tanggal 23-27 sehingga kami akan melaksanakan operasi modifikasi cuaca,” ujar Bulo.
Kehadiran langsung Presiden Prabowo di Kalimantan Barat menunjukkan bahwa persoalan karhutla menjadi perhatian pemerintah. Rapat yang digelar segera setelah kedatangannya menjadi langkah untuk memastikan penanganan dilakukan berdasarkan perkembangan terbaru di lapangan.
- Penulis: anshori




