Kebakaran Rumah Adat Sade Lombok Tengah, Puluhan Mobil Damkar Dikerahkan
- account_circle anshori
- calendar_month Minggu, 23 Agt 2026 07:00 WIB
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kebakaran melanda kawasan rumah adat di Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu malam, 22 Agustus 2026
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Desa Sade dikenal sebagai salah satu kawasan permukiman tradisional masyarakat Suku Sasak di Lombok. Kawasan ini menjadi salah satu destinasi wisata yang mempertahankan berbagai bentuk bangunan serta tradisi kehidupan masyarakat setempat.
Rumah-rumah adat di Sade memiliki karakteristik yang berbeda dengan bangunan modern. Atap rumah secara tradisional menggunakan jerami, sementara bagian dinding memanfaatkan anyaman bambu.
Lantainya juga memiliki ciri khas tersendiri karena menggunakan tanah liat yang dalam tradisi masyarakat setempat dicampur dengan kotoran kerbau dan abu jerami.
Kawasan tersebut dihuni sekitar 700 warga yang masih berada dalam satu garis keturunan. Di dalam permukiman adat Sade terdapat sekitar 150 rumah.
Karakter bangunan yang didominasi material tradisional membuat kebakaran menjadi ancaman serius bagi kawasan tersebut. Ketika satu bangunan terbakar, api berpotensi menjalar dengan cepat menuju rumah lain yang letaknya berdekatan.
Hingga Minggu dini hari, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali memicu kebakaran. Pendataan mengenai rumah yang terdampak serta kondisi warga juga terus dilakukan.
Pemerintah dan petugas gabungan masih memprioritaskan pengamanan kawasan serta memastikan seluruh warga berada dalam kondisi aman. Sementara penyebab kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.***
- Penulis: anshori




