Gus Kikin Resmi Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Silsilah Keluarganya
- account_circle anshori
- calendar_month Senin, 31 Agt 2026 10:04 WIB
- visibility 29
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gus Kikin Resmi Teken Kontrak Sebagai Ketum PBNU Terpilih: Apa Harapan dan Tantangan ke Depan?
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri proses pemilihan yang sebelumnya diawali dengan penjaringan kandidat. Gus Kikin tercatat memperoleh dukungan paling tinggi dalam tahap tersebut dengan 472 suara.
Empat kandidat lainnya masing-masing memperoleh suara yang relatif berdekatan. KH Zulfa Mustofa mendapatkan 262 suara, KH Abdussalam Sochib atau Gus Salam meraih 261 suara, sedangkan petahana KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya memperoleh 258 suara. Sementara itu, KH Abdul Ghofar Rozin mengantongi 155 suara.
Usai dinyatakan sebagai Ketua Umum PBNU terpilih, Gus Kikin langsung menandatangani kontrak jamiyah. Ia menyatakan kesiapannya menjalankan amanah tersebut dan berkomitmen memberikan kepemimpinan terbaik bagi organisasi.
Berasal dari Keluarga Pendiri NU
Gus Kikin bukan sosok yang asing dengan lingkungan pesantren. Ia lahir di Pondok Pesantren Sunan Ampel, Jombang, pada 17 Agustus 1958. Ia merupakan putra pasangan KH Mahfudz Anwar dan Nyai Hj. Abidah Ma’shum.
Dari garis ibunya, Gus Kikin memiliki hubungan keluarga dengan KH Muhammad Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama. Ibundanya, Abdiah Ma’shum, merupakan putri Nyai Hj. Khoiriyah Hasyim yang merupakan putri sulung Hasyim Asy’ari.
Sementara dari jalur ayah, Mahfudz Anwar dikenal sebagai pendiri Pondok Pesantren Sunan Ampel Jombang. Sebelum mendirikan pesantren tersebut, Mahfudz sempat dipercaya memimpin sementara Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Seblak, Jombang.
- Penulis: anshori




