Breaking News
Trending Tags

Gus Ipul Buka Suara soal Keluhan Desil Bansos, Warga Bisa Perbaiki Data

  • account_circle anshori
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026 16:25 WIB
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gus Ipul menekankan bahwa pembaruan data penerima bansos bukan proses yang hanya dilakukan satu kali. Pemerintah melakukan pemutakhiran secara berkala untuk menyesuaikan data dengan kondisi masyarakat yang terus berubah.

Untuk penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan, misalnya, pembaruan data dilakukan setiap bulan. Sementara itu, penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan Sembako atau bantuan pangan non-tunai mendapatkan pemutakhiran data setiap tiga bulan.

Data Bansos Masih Dikonsolidasikan

Saat ini pemerintah juga masih melakukan konsolidasi terhadap data penerima bantuan sosial. Proses tersebut diperlukan karena terdapat tambahan data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang harus diselaraskan dengan basis data yang sudah ada.

Masuknya data baru membuat pemerintah perlu melakukan tahapan sinkronisasi sekaligus memastikan kembali validitas informasi melalui verifikasi dan validasi. Proses tersebut saat ini dikerjakan bersama BPS.

“Jadi memang ini masih dalam proses konsolidasi ya. Saya yakin data kita akan makin akurat. Kemarin itu ada data baru masuk dari BKKBN yang memerlukan apa semacam sinkronisasi, validasi dan verifikasi ulang. Nah, itu sedang dilakukan oleh BPS,” jelasnya.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: anshori
expand_less