5 Fenomena Astronomi September 2026, Ada Ekuinoks hingga Neptunus Oposisi
- account_circle anshori
- calendar_month Rabu, 2 Sep 2026 16:39 WIB
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

Memahami Fenomena Gerhana Matahari Cincin 2026 dan Jenis-jenisnya: Panduan Sains dan Edukasi Astronomi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Secara astronomis, ekuinoks terjadi ketika pusat Matahari melintasi bidang ekuator Bumi. Fenomena ini berlangsung dua kali dalam satu tahun, yaitu sekitar Maret dan September.
Ekuinoks September memiliki arti penting dalam penanda pergantian musim secara astronomis. Di belahan Bumi utara, peristiwa ini menandai dimulainya musim gugur. Sementara itu, belahan Bumi selatan memasuki awal musim semi.
Fenomena tersebut juga menjadi salah satu momen penting dalam pergerakan tahunan Bumi mengelilingi Matahari dan perubahan posisi semu Matahari terhadap garis ekuator Bumi.
5. Neptunus Oposisi dan Bulan Purnama
Menjelang penghujung September, pengamat langit juga berkesempatan menyaksikan Neptunus dalam posisi oposisi. Berdasarkan kalender NASA menggunakan waktu UTC, peristiwa tersebut berlangsung pada 25 September 2026.
Oposisi terjadi ketika sebuah planet berada pada posisi berlawanan dengan Matahari jika dilihat dari Bumi. Kondisi ini membuat planet tersebut berada pada posisi yang relatif ideal untuk diamati karena dapat terlihat sepanjang sebagian besar malam.
Neptunus diperkirakan mencapai posisi tertingginya di langit sekitar tengah malam. Namun, planet terjauh dalam tata surya tersebut tidak mudah dilihat secara langsung menggunakan mata telanjang.
- Penulis: anshori




