Bicara Di Foruma Bisnis, Presiden Jokowi: “Komitmen Indonesia Ramah Investasi”
- account_circle hasanah 006
- calendar_month Selasa, 11 Feb 2020
- visibility 177
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta-Hasanah.id – Komitmen untuk menciptakan iklim investasi yang lebih baik akan terus dilakukan Pemerintah Indonesia. Salah satunya soal komitmen pemerintahannya untuk menjadikan Indonesia sebagai negara ramah investasi
“Kali ini saya coba once and for all melalui dikeluarkannya Omnibus Law,” demikian diungkapkan Presiden Joko Widodo saat menghadiri Indonesia-Australia Business Roundtable yang digelar di Canberra Room, Hotel Hyatt, Canberra, Australia, pada Senin, 10 Februari 2020 seperti dilansir Kementrian Sekretariatan Negara.
“Komitmen untuk menciptakan iklim investasi yang lebih baik akan terus saya lakukan. Kali ini saya coba once and for all melalui dikeluarkannya Omnibus Law. Omnibus Law ini akan menyederhanakan semua peraturan dan menciptakan iklim investasi yang lebih baik. Saya targetkan Omnibus Law selesai pada semester I tahun 2020 ini,” tegas Jokowi.
Dalam pertemuan yang dihadiri sejumlah chief executive officer (CEO) dari perusahaan-perusahaan swasta Australia tersebut, Jokowi juga memaparkan lima hal yang akan menjadi prioritas di periode kedua pemerintahannya.
Kelima prioritas tersebut adalah pembangunan sumber daya manusia, melanjutkan pembangunan infrastruktur, menyederhanakan regulasi, memangkas birokrasi, dan transformasi ekonomi dari ketergantungan sumber daya alam menjadi manufaktur berdaya saing dan jasa yang modern.
“Anda pastinya melihat pembangunan infrastruktur besar-besaran yang kami lakukan dalam 5 tahun yang lalu. Jalan tol, pelabuhan, bandara baru, pembangkit listrik. Pembangunan infrastruktur telah ikut menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup baik lebih dari 5 persen. Pembangunan infrastruktur juga merupakan aset jangka panjang yang akan terus menopang pertumbuhan ekonomi,” lanjutnya.
- Penulis: hasanah 006



