Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok Usai Trump dan Iran Sepakati Jeda Perang
- account_circle Hasanah Team
- calendar_month 08 April 2026, 11:21 WIB
- visibility 72
- comment 0 komentar
- print Cetak

Harga minyak dunia turun pada Jumat (25/7/2025) dipicu melemahnya ekonomi Amerika Serikat dan Tiongkok.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Kabar mengejutkan datang dari panggung geopolitik global. Harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) dilaporkan terjun bebas pada Selasa malam menyusul keputusan Presiden Donald Trump untuk menangguhkan rencana serangan militer terhadap Iran. Kesepakatan “gencatan senjata” singkat selama dua pekan ini tercapai setelah Teheran setuju memberikan jaminan jalur aman di Selat Hormuz.
Berdasarkan data perdagangan yang dihimpun Rabu (8/4/2026), harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Mei merosot tajam hingga 15%, parkir di level USD 95,63 per barel.
Diplomasi di Menit Terakhir
Keputusan krusial ini muncul hanya dua jam sebelum tenggat waktu pukul 20.00 yang ditetapkan Trump berakhir. Sebelumnya, Trump sempat melontarkan ancaman keras untuk membom infrastruktur vital Iran, termasuk jembatan dan pembangkit listrik, jika Teheran tetap menutup jalur pelayaran strategis tersebut.
Namun, melalui unggahan di media sosial, Trump mengonfirmasi bahwa AS telah menerima proposal 10 poin dari Iran yang dianggap sebagai dasar negosiasi yang masuk akal.
“Hampir semua poin perselisihan telah disepakati. Jeda dua minggu ini akan memberikan waktu bagi kedua negara untuk merampungkan dan merealisasikan perjanjian secara permanen,” ujar Trump.
Respons Teheran: Jalur Aman untuk Selat Hormuz
Senada dengan pernyataan Washington, Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, menyatakan kesiapan pihaknya untuk membuka blokade di Selat Hormuz. Meski tetap menekankan adanya pertimbangan teknis dan koordinasi militer, Araghchi memastikan operasi pertahanan Iran akan dihentikan jika serangan AS batal dilakukan.
“Jika agresi terhadap Iran dihentikan, maka Angkatan Bersenjata kami yang perkasa akan menghentikan operasi pertahanan mereka,” tegas Araghchi lewat kanal media sosialnya.
- Penulis: Hasanah Team
- Editor: redaksi hasanah.id



