“Akurasinya sekitar 90 persen, dengan prakiraan hingga tujuh hari ke depan. Jika ada perubahan, akan segera disampaikan melalui aplikasi tersebut,” jelas Yoga.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa meski Jawa Tengah sudah memasuki masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau, kondisi ini justru berpotensi menghadirkan cuaca yang tidak menentu. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba selama periode pancaroba.
Page 2 of 2