Berita

Dapat Bantuan Swab Chamber, Kini RSUD Cibabat Memiliki Alat Melindungi Petugas Terkontaminasi

Hasanah.id– Kembali Rumah Sakit Umum Daerah Cibabat Cimahi menerima bantuan berupa Swab Chamber dari Himpunan Fakultas Teknik Mesin ITB, yang berguna untuk melindungi petugas dari bahaya terkontaminasi  saat pengambilan sampel.

Dalam hal ini, Pandemi Covid-19 menjadikan masalah besar bagi semua bangsa di dunia. Karena Covid-19 mengakibatkan semua aspek kehidupan manusia kena dampaknya. Penanganan wabah ini dapat dilihat dari berbagai sudut diantaranya medis, ketaatan masyarakat dan pasien kemudian kebijakan dari pemegang kekuasaan.

Hal ini disampaikan Ketua Tim Relawan Cibabat Peduli Covid-19, Dr. Adhi Nugraha SpB(K)Onk, Finacs. Saat acara penyerahan Swab Chamber dari Himpunan Fakultas Teknik Mesin ITB dan Donatur Keluarga dr Adhi Nugraha, Sp.B (K) Onk dan Sonny Sasotya, Sp.OG (K) Urogyn di Rumah Sakit Umum Cibabat Cimahi, jl. Jendral H Amir Mahmud Cimahi, Rabu (21/4/2020).

“Hadir dalam acara tersebut Ketua IDI Jabar, Ketua Tim Relawan Covid-19 RSUD Cibabat, Kepala DINKES Jabar, Ketua Himpunan Fakultas Teknik Mesin ITB dan Plt Direktur RSUD Cibabat Cimahi,”ungkapnya disela acara penyerahan Swab Chamber.

Untuk diketahui, lanjut Adhi mengatakan salah satu pemeriksaan dalam menegakkan diagnosis covid-19 adalah dengan pemeriksaan rtPCR, dimana dibutuhkan bahan pemeriksaan (sampel) apus tenggorokan dan apus dari hidung.

“Karena itu dibutuhkan alat pelindung diri (apd) level 3 lengkap saat pengambilan sampel tersebut. Soalnya pemeriksaan tersebut sangat infeksius artinya sangat mudah menular,”paparnya

“Sementara saat kita sedang mengalami krisis apd yang memadai atau sesuai standar. Belum lagi resiko petugas terkontaminasi oleh bahan pemeriksaan tersebut,”tambahnya.

Adhi menyebutkan sebuah chamber untuk melakukan swab hidung/tenggorokan sangat memungkinan untuk melindungi petugas dari bahaya terkontaminasi saat pengambilan sampel. Apalagi bila pasien cukup banyak tetapi apd terbatas.

“Maka dengan adanya chamber, apd bisa dihemat karena petugas berada dalam chamber sehingga tidak kontak langsung dengan penderita,”sebut Adhi.

Selain itu, lanjut Adhi mengatakan petugas juga lebih aman, terlindungi oleh chamber sehingga mengurangi bahaya tertular. jumlah petugas pun bisa dihemat. Lebih baik lagi bila chamber bersifat fleksibel, dapat dipindahkan sesuai tempat kebutuhan.

“Bisa di dekat ruang isolasi, bisa juga di IGD atau bila ada untuk sampling di tempat terbuka seperti polikliik atau thru. Jadi bisa disimpulkan bahwa chamber untuk sampling swab hidung/tenggorokan sangat dibutuhkan supaya mengurangi bahaya kontaminasi petugas, menghemat jumlah SDM dan APD, menghemat biaya serta menghemat waktu,”ungkapnya.

Sementara Direktur Plt RSUD Cibabat dr Reri Marliah mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih atas bantuan berupa APD dan Swab Chamber serta lainnya yang diberikan kepada RSUD Cibabat. “Bantuan ini sangat membantu sekali bagi para tenaga medis, perawat dan tim kesehatan sehingga kami dapat bekerja dengan aman dan terlindungi,”pungkas Reri.

Tags
Back to top button
Close
Close