DPRD PROV JABAR

DPRD Jabar Menilai Penerapan New Normal Perlu Kajian dan Komitmen

Hasanah.id– Permintaan Presiden Joko Widodo untuk mengajak seluruh masyarakat dalam menjalani new normal tidak semudah membalikkan telapak tangan.Penerapan new normal atau tatanan hidup baru pada saat pandemi virus corona atau Covid 19 di Sukabumi, membutuhkan komitmen yang baik dengan seluruh stakehoalder.

Hal tersebut, disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Muhamad Jaenudin. Ia menilai dalam penerapan new normal, membutuhkan kesadaran yang tinggi dari masyarakat, untuk tetap menjaga protokol pencegahan Covid-19.

“Ini perlu dilakukan untuk menghindari terjadinya lonjakan penderita pandemi akibat perubahan tersebut,” ujarnya, Rabu (3/6).

Untuk itu, lanjut Jaenudin menyebutkan hal ini butuh kajian yang lebih mendalam apabila pemerintah ingin segera menerapkan new normal. Mengingat selama ini, masih banyak yang mengabaikan social distancing dan phsycal distancing.

“Mengubah kebiasaan hidup bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan komitmen kuat untuk melaksanakannya,” paparnya.

Jaenudin mengatakan pada penerapan new normal, masih banyak menyisakan pekerjaan rumah. Karena masyarakat diharapkan taat pada kebiasaan baru. Terlebih lagi, wacana tersebut saat ini masih menjadi polemik.

“Soalnya masih ada kekhawatiran, dalam penerapannya terutama ketika masyarakat tetap diminta untuk mengikuti skema pencegahan penyebaran covid-19, yang dinilainya sangat sulit untuk dipastikan sesuai rencana,” pungkasnya.

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close
Close