HUKUM & KRIMINAL

DPRD Wonogori Sesalkan Video Asusila Camat Karangtengah

DPRD Wonogiri menyesalkan kasus video asusila yang diduga melibatkan Camat Karangtengah, SN.

Ketua DPRD Wonogiri Setyo Sukarno menilai ulah SNtelah mencemarkan nama baik daerah.

Bahkan Setyo  mengatakan tak selayaknya pejabat publik yang seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat justru berbuat tak terpuji.

“Informasinya perbuatan itu dilakukan di rumah dinas camat yang merupakan fasilitas negara. Ini menyedihkan sekali, kok ya kebangeten,” kata Setyo.

Dia mengapresiasi Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, yang merespons cepat dengan langsung mencopot Sunarto dari jabatannya.

Setyo menilai tindakan tersebut sangat tepat untuk menunjukkan ketegasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar disiplin atau kode etik.

Langkah tersebut dapat dimaknai sebagai peringatan bagi seluruh ASN di Wonogiri supaya tetap menjalankan tugas dan kewajiban dengan baik sesuai aturan.

“Saya melihat

[pencopotan camat]

sebagai tindakan yang tepat. Sudah sepantasnya Bupati merespons cepat terhadap kasus seperti ini. Itu juga untuk menjaga kredibilitas Pemkab,” imbuh Setyo.

Terpisah, Bupati Wonogiri Joko Sutopo menilai tindakan asusila Sunarto termasuk pelanggaran kode etik berat. 

Jika ke depan terbukti pelanggarannya berat, tidak menutup kemungkinan Sunarto bisa diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) atau dipecat.

Namun, saat ini pengenaan sanksi belum bisa dilakukan karena masih harus menunggu proses hukum. Dia menegaskan tak akan menoleransi ASN apa pun jabatannya yang melanggar disiplin, kode etik, dan hukum.

Berita Terkait

Back to top button
Close
Close