Pemerintah siapkan Rp100 triliun dana siaga untuk perbankan
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 29 Jun 2026 15:16 WIB
- visibility 108
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pemerintah Siapkan Rp100 Triliun Likuiditas Bagi Perbankan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Pemerintah mengumumkan perpanjangan penempatan dana pemerintah di perbankan hingga Desember 2026 untuk memperkuat ketersediaan likuiditas pada sektor perbankan.
Keputusan ini mencakup penempatan sebesar Rp281 triliun serta tambahan dana siaga senilai Rp100 triliun yang siap dicairkan jika diperlukan.
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyampaikan bahwa keputusan memperpanjang penempatan dana pemerintah di perbankan dicapai setelah rapat koordinasi perekonomian pada Senin, 29 Juni 2026.
Rapat tersebut melibatkan pimpinan DPR, Dewan Ekonomi Nasional, Bank Indonesia, dan sejumlah kementerian terkait di Kompleks Parlemen.
Juda Agung menegaskan kondisi fiskal kepada publik tetap terkendali meski langkah-langkah likuiditas diambil untuk menjaga stabilitas.
Sampai akhir Mei 2026, defisit anggaran tercatat sebesar 0,7 persen dari produk domestik bruto.
Pemerintah memperkirakan defisit hingga akhir tahun masih akan berada di bawah batas tiga persen.
Penempatan dana pemerintah di perbankan bertujuan menjamin kemampuan bank menyalurkan kredit kepada dunia usaha secara berkelanjutan.
Menurut pernyataan resmi, permintaan kredit dari sektor usaha masih cukup tinggi sehingga likuiditas perbankan perlu dipertahankan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




