Brent 72,92 USD/barel hampir kembali ke level pra konflik
- account_circle khasanah
- calendar_month Rabu, 1 Jul 2026 10:56 WIB
- visibility 88
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pasar Minyak Global Kembali Ke Level Sebelum Konflik Iran
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Harga minyak mentah menurun pada penutupan perdagangan Selasa, 30 Juni 2026, waktu AS dengan Brent untuk pengiriman Agustus turun 23 sen (0,3 persen) menjadi 72,92 Dolar AS per barel dan WTI turun 1,25 Dolar AS (1,8 persen) menjadi 69,50 Dolar AS per barel.
Tekanan pada harga minyak mentah muncul di tengah harapan pasar atas kelanjutan pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai dapat meredam risiko pasokan global.
Investor juga mencatat bahwa level harga saat ini hampir kembali ke angka sebelum eskalasi konflik AS-Israel dengan Iran pada akhir Februari 2026, sehingga sentimen terhadap harga minyak mentah tetap rentan.
Sebagai pembanding, saat pecahnya ketegangan pada akhir Februari, Brent sempat ditutup di 72,48 Dolar AS per barel dan WTI di 67,02 Dolar AS per barel.
Pemerintah Qatar menyampaikan bahwa utusan AS di Doha tidak akan menggelar pertemuan tingkat tinggi dengan Iran; kedua pihak hanya akan mengadakan pembicaraan teknis yang dapat ditingkatkan jika ada kemajuan.
Ketidakpastian di kawasan Selat Hormuz membuat pelaku pasar tetap waspada karena setiap perkembangan mudah berdampak pada pasokan dan harga global.
Dari sisi fundamental, Morgan Stanley memperkirakan pasar akan mengalami surplus pasokan sekitar 4,8 juta barel per hari pada 2027, sebuah proyeksi yang berpotensi menekan pasar dalam jangka menengah.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



