Pelindo memegang 74,47% saham pada holding logistik BUMN
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 2 Jul 2026 01:30 WIB
- visibility 94
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pelindo Dukung Konsolidasi BUMN Untuk Integrasi Rantai Pasok
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Penandatanganan Shareholders Agreement (SHA) dan Akta Penggabungan menandai kelanjutan konsolidasi logistik BUMN pada Rabu, 1 Juli 2026.
Sedikitnya tujuh entitas logistik milik negara dipersiapkan bergabung menjadi satu perusahaan induk.
Proses ini merupakan bagian dari upaya memperkuat jaringan dan kapasitas layanan melalui konsolidasi logistik BUMN.
Perusahaan yang akan digabung meliputi PT Multi Terminal Indonesia (MTI).
Daftar lengkap peserta konsolidasi mencakup PT Prima Indonesia Logistik (PIL) dari Pelindo Group.
Selain itu, turut bergabung PT Pos Logistik Indonesia (POSLOG) dalam struktur baru.
Entitas lainnya adalah PT Sarana Bandar Logistik (SBL).
Juga termasuk PT KBN Prima Logistik (KPL) sebagai bagian dari penggabungan.
PT Varia Usaha Dharma Segara (VUDS) masuk dalam daftar perusahaan yang dikonsolidasikan.
Dan PT Krakatau Jasa Logistik (KJL) akan menjadi bagian dari entitas gabungan.
Sebagai bagian dari mekanisme penggabungan, PT Multi Terminal Indonesia ditunjuk sebagai entitas penerima penggabungan atau surviving entity.
Pada tahap awal, kepemilikan saham perusahaan hasil konsolidasi dibagi berdasarkan porsi masing-masing pemegang saham.
Komposisi awal menyatakan Pelindo Group menguasai 74,47 persen saham.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




