Breaking News
Trending Tags

Emas naik setelah tenaga kerja AS bertambah 57.000

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026 09:58 WIB
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – data pekerjaan AS yang menunjukkan penyerapan tenaga kerja hanya bertambah 57.000, jauh di bawah perkiraan 110.000, memicu lonjakan harga emas di pasar internasional.

Respons pasar langsung tercatat pada perdagangan Jumat 3 Juli 2026 ketika harga emas spot melesat 1,3 persen menjadi 4.174,21 Dolar AS per ons.

Selain itu, kontrak berjangka AS untuk pengiriman Agustus terkerek 1,5 persen ke posisi 4.186,80 Dolar AS per ons, memperkuat reli harga emas pasca-data tenaga kerja.

Penurunan tajam dalam penyerapan tenaga kerja itu memangkas peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September dari 66 persen menjadi 54 persen.

Perubahan ekspektasi kebijakan moneter tersebut memberi tekanan pada Dolar AS dan menghasilkan penurunan mingguan terdalamnya sejak April.

Dolar yang melemah membuat aset dalam denominasi Dolar menjadi lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lain, sehingga meningkatkan daya tarik emas.

Fondasi permintaan juga didukung oleh aksi pembelian bank sentral global.

Menurut World Gold Council, pembelian bersih bank sentral tercatat sebesar 41 metrik ton sepanjang Mei.

Komoditas logam lainnya turut menguat di tengah pergeseran aliran modal ke aset safe haven.

Harga perak spot melonjak 1,9 persen menjadi 62,19 Dolar AS per ons.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less