Breaking News
Trending Tags

Prabowo Luncurkan B50 9 Juli, Hemat Devisa Rp157,28 Triliun

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026 02:33 WIB
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Pemerintah resmi menerapkan program campuran bahan bakar B50 yang mulai berlaku per 1 Juli 2026.

Peluncuran implementasi B50 direncanakan akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 9 Juli 2026.

Kebijakan tersebut diatur melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026 yang ditandatangani Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada 17 Juni 2026.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memperkirakan program ini dapat memangkas kebutuhan devisa secara signifikan pada 2026.

Dwi Anggia, Juru Bicara Kementerian ESDM, menyatakan implementasi per 1 Juli 2026 diproyeksikan mampu menghemat devisa hingga Rp157,28 triliun pada tahun berjalan.

Proyeksi penghematan tersebut disebut meningkat dibandingkan ketika pemerintah menerapkan mandatori B40 pada tahun sebelumnya.

Menurut Dwi, pengurangan impor bahan bakar menjadi salah satu tujuan utama kebijakan ini.

Upaya itu bagian dari strategi bertahap menuju kemandirian energi nasional, kata kementerian.

Muhammad Qodari, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), menyampaikan rencana peluncuran kepada wartawan dan menyebut tanggal 9 Juli sebagai agenda yang akan dihadiri Presiden.

Implementasi B50 dipandang dapat menurunkan kebutuhan impor solar dan memperbaiki neraca perdagangan dalam jangka menengah.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less